Warga Jejangkit Barat Mengeluh Air PDAM Macet, Masjid hingga Waktu Istirahat Warga Terdampak

  • May 22, 2026
  • Hermansyah

BARITO KUALA – Krisis air bersih melanda warga Desa Jejangkit Barat, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala. Fasilitas air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Batola Unit IKK Jejangkit dilaporkan tidak mengalir normal dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini memicu keluhan hebat dari masyarakat setempat yang merasa aktivitas sehari-hari dan waktu istirahat mereka menjadi sangat terganggu.

Keluh kesah ini salah satunya diungkapkan oleh Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Jejangkit Barat, Rahmat Wahyu. Menurutnya, macetnya aliran air ini tidak hanya berdampak pada rumah tangga warga, melainkan juga pada fasilitas ibadah umum.

"Bahkan untuk tempat ibadah seperti Masjid Miftahul Jannah, tercatat pemakaian airnya 0 kubik dalam beberapa bulan ini karena air memang sama sekali tidak mengalir," ungkap Rahmat kesal.

Rela Bergadang Demi Setetes Air

Dampak dari tidak lancarnya distribusi air ini memaksa warga sekitar harus mengorbankan waktu istirahat malam mereka. Air PDAM dilaporkan hanya kadang-kadang mengalir, itu pun seringkali terjadi pada larut malam hingga dini hari.

"Kadang kami harus tengah malam menunggu PDAM mau mengalir ke tempat kami. Ini jelas sangat mengganggu aktivitas istirahat dan tidur kami," tambah warga lainnya yang merasakan dampak serupa. Warga terpaksa terjaga hingga subuh hanya untuk menampung air demi kebutuhan memasak dan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) keesokan harinya.

Belum Ada Solusi dari Pihak PDAM

Merespons kondisi yang berlarut-larut ini, perwakilan warga berinisiatif mendatangi Kantor Layanan Unit IKK Jejangkit yang terletak di Desa Jejangkit Muara RT 03 pada Jumat, 22 Mei 2026. Namun sayang, kedatangan warga belum membuahkan hasil yang memuaskan.

Berdasarkan keterangan dari salah satu petugas PDAM yang menemui warga pada hari itu, pihak manajemen masih belum bisa memberikan jalan keluar yang pasti atas tersendatnya pasokan air bersih di wilayah tersebut.

"Belum ada solusi," ujar salah satu petugas PDAM saat dikunjungi warga.

Hingga berita ini diturunkan, warga Desa Jejangkit Barat sangat berharap ada tindakan nyata dan respons cepat dari pihak manajemen PDAM Batola pusat maupun pemerintah daerah Kabupaten Barito Kuala untuk segera memperbaiki jaringan distribusi air, mengingat air bersih merupakan kebutuhan vital masyarakat yang tidak bisa ditunda. (Red)